Cyperus esculentus L.– Chufa sedge, Yellow nutsedge
Cyperus esculentus L.– Chufa sedge, Yellow nutsedge
Cyperaceae – teki-tekian

gambar Cyperus rotundus
Cyperus esculentus L. merupakan gulma invasive dan serung dinobatkan sebagai hama tak berguna di taman perumahan dengan pertumbuhan cepat. Cyperus esculentus seperti teki-tekian lainnya dapat dikenali dari spikelet coklat linear yang persisten. Batang berbentuk segitiga (triangulare) hijau-kuning cerah. Rhizome yang berada di ujung merupakan alat reproduksi utama, walaupun dapat tumbuh dari biji.. menyerupai rumput, dengan daun tunggal dan batang bunga muncul dari dasar permukaan tanah, mencapai 3 kaki. Tuber kecil, 0,5-0,75 inchi, silindris dan keras. Dimakan mentah atau dibakar. Perbanyakan dengan tuber seperti kentang. Merupakan komoditas pertanian minor. Memiliki waktu produksi 5-6 bulan dari penanaman hingga panen..
Tuber chufa edible (dapat dimakan) dengan sedikit manis, selera kacang. Kadang juga disubtitusikan dengan kopi. Teki ini memiliki kualitas nutrisi unggul dengan komposisi lemak mirip zaitun dan kaya mineral, terutama phosporus dan potassium. Selain itu juga, bebas perekat dan bebas kolesterol, dan memiliki kandungan sodium sangat sedikit. Minyak pada tuber diketahui mengandung 18% minyak jenuh (asam palmitat dan asam stearat) dan 82% lemak tak-jenuh (asam oleat dan asam linoleat) dari asam lemak. Penelitian lain menyebutkan tuber chufa mengandung air, serat, 9.9% minyak, 44.9% karbohidrat dan sekitar 13.8% sakarosa. Chufa mengandung juga they contain water, fiber, 9.9% oil, 44.9% carbohydrates and about 13.8% saccharose.
Mengacu pada Consejo Regulador de Chufa de Valencia (Regulating Council for Valencia’s Tigernuts), komposisi nutrisi tiap 100 ml mengandung energi sekitar 66 kkal, 0,5 gram protein, lebih dari 10 gram karbohodrat dengan pati setidaknya 1,9 gram, lemak sekurang-kurangnya 2 gram. Dapat juga menggantikan susu pada orang diet dengan intoleran pada laktosa. Sejak diketahui bahwa tuber mengandung 20-36% minyak, C. esculentus diduga merupakan tanaman potensial minyak untuk produksi biodiesel.
Sangat sulit untuk menghilangkan tanaman ini secara permanent mengingat gulma intrusive pada halaman rumput dan taman. Hal ini terkait dengan system akar yang saling menyambung dan berlapis-lapis. Tuber dan akar dapat saling tersambung hingga kedalaman 50 cm atau lebih. Tanaman ini dapat beregenerasi cepat meski dari tuber tunggal.
Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Terkini
- Setaria palmifolia – palmgrass, jawawut (sunda)
- story of spectabilis
- Setaria palmifolia – palmgrass, jawawut (sunda)
- Cyperus esculentus L.– Chufa sedge, Yellow nutsedge
- Coix lacryma-jobi L. – job’s tear, adlay millet, jail/hanjeli (sunda)
- Eleusine coracana (L.) Gaertn. – ‘Finger millet’, ‘ragi’, jampang carulang (sunda)
- sedikit tentang ekofarming,,,
- - ketahanan dan monodiversitas pangan -
- Survival Games,,,- game to survive – haha
- Hello world!
-
Tautan
-
Arsip
- Januari 2011 (1)
- Mei 2010 (1)
- Mei 2008 (4)
- April 2008 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS